Energi & Sumber Daya

Konsolidasi 28 program dari lima unit bisnis ke satu portofolio

Sebelumnya setiap unit bisnis melaporkan dengan format berbeda dan kantor pusat baru memperoleh gambaran utuh saat tutup tahun. Setelah konsolidasi, portofolio dapat dibaca kapan saja dan tiga program bermasalah teridentifikasi pada Agustus, bukan Desember.

dikonsolidasi ke satu portofolio
5 unitdikonsolidasi ke satu portofolio
lebih cepat mendeteksi program berisiko
4 bulanlebih cepat mendeteksi program berisiko
utilisasi anggaran terpantau harian
68,3%utilisasi anggaran terpantau harian
  1. 01Titik awal

    Lima unit bisnis melaporkan program CSR dengan templat masing-masing. Kantor pusat merekap manual setiap triwulan, dan gambaran portofolio yang utuh baru tersedia saat tutup tahun — ketika koreksi arah program sudah tidak mungkin dilakukan.

  2. 02Yang dilakukan

    Seluruh program dipindahkan ke satu basis data dengan definisi status, kategori, dan kategori biaya yang seragam. Status program dihitung dari selisih progres fisik terhadap timeline, bukan diisi manual oleh pelaksana. Ambang peringatan varians disepakati di awal tahun.

  3. 03Setelahnya

    Tiga program yang menyimpang dari kurva rencana teridentifikasi pada Agustus, bukan Desember. Dua di antaranya berhasil dikembalikan ke jalur melalui adendum jadwal, dan satu dialihkan anggarannya ke program dengan penyerapan lebih sehat.

“Sebelumnya kami baru tahu program bermasalah saat evaluasi akhir tahun. Sekarang selisih antara realisasi dan progres fisik muncul sendiri, jauh sebelum anggarannya habis.”
Kepala Departemen CSR · Perusahaan energi multi-unit