Pencarian

Cari program, penerima manfaat, dokumen, atau halaman.

Impact Report

Pratinjau laporan dampak: dari jangkauan penerima manfaat sampai perubahan terukur dan nilai sosial yang dihasilkan.

PT Nusantara Energi Lestari

Corporate Social Responsibility & Sustainability

Periode pelaporan

1 Januari – 23 Agustus 2026

Impact Report

Laporan Dampak Program CSR

01

Executive Summary

Program CSR menjangkau 18.450 penerima manfaat di 10 provinsi, dengan 85,2% di antaranya termasuk kategori rentan. Skor dampak komposit mencapai 78%, ditopang capaian outcome sebesar 72% dan capaian indikator dampak sebesar 68%. Rata-rata Social Return on Investment dari 10 program yang dinilai mencapai 3.8×.

Penerima manfaat
18.450
Impact score
78%
Rata-rata SROI
3.8×
Kategori rentan
85%
02

Beneficiary

Komposisi penerima manfaat menurut gender, usia, dan kategori kerentanan.

Kelompok umurJumlahPorsi
0–5 tahun2.78015,1%
6–17 tahun4.12022,3%
18–30 tahun3.96021,5%
31–45 tahun4.31023,4%
46–60 tahun2.41013,1%
60+ tahun8704,7%
Kategori kerentananJumlahPorsi
Berpenghasilan rendah6.24033,8%
Petani gurem3.88021,0%
Pemuda tidak bekerja2.15011,7%
Kepala keluarga perempuan1.6909,2%
Lanjut usia1.1206,1%
Penyandang disabilitas6403,5%
Tidak rentan2.73014,8%
ProvinsiPenerima manfaatPorsi
Jawa Barat3.20017,3%
Nusa Tenggara Barat3.20017,3%
Jawa Timur2.75014,9%
Kalimantan Barat2.74014,9%
Jawa Tengah1.8209,9%
DKI Jakarta1.5308,3%
Sulawesi Tengah1.3607,4%
Sumatera Barat7704,2%
Kalimantan Timur7003,8%
DI Yogyakarta3802,1%

Komposisi gender: Perempuan 9.631 (52,2%), Laki-laki 8.819 (47,8%).

03

Outcome

Sebanyak 16 indikator tingkat outcome tercatat, dengan rata-rata capaian 72%.

IndikatorProgramBaselineTargetAktualCapaian
Harga jual di tingkat petaniRp/kgCakra Lumaku4.2006.5005.90091%
Prevalensi stunting balita%Si Kembang25182064%
Tingkat tumbuh tanaman%Green Village Restorasi0857184%
Angka putus sekolah jenjang SMP%Sekolah Pesisir114671%
Rumah tangga dengan akses air layak%Air Bersih Kubu Raya38927683%
Susut nilai tangkapan%Nelayan Berdaya30101575%
Siswa lulus uji kompetensi digital%Kelas Digital Bontang22755877%
UMKM memperoleh sertifikat PIRTunitRumah Produksi Sigi4453271%
Usaha tani muda bertahan >12 bulan%Tani Muda Tiris0704869%
Usaha mikro mengakses pembiayaan formal%Literasi Keuangan Ampenan12552444%
Pasien PTM terkontrol%Klinik Keliling Pesisir31705984%
Perempuan berpenghasilan mandiri%Vokasi Perempuan Mataram18553869%
Kopi lolos grade specialty%Kopi Lestari Pangalengan8453169%
Produktivitas ternak per ekorkg/bulanTernak Terpadu Wonosobo611874%
Beban BOD sungai utamamg/LSungai Bersih Kubu Raya1881350%
Guru menerapkan pembelajaran terdiferensiasi%Guru Penggerak Probolinggo15705680%
04

Impact

Perubahan terukur pada tingkat rumah tangga dan komunitas, berdasarkan 4 indikator dampak dan 8 indikator turunan.

Indikator dampakProgramNilaiPerubahan
Kenaikan pendapatan rumah tanggaRata-rata pendapatan bulanan rumah tangga tani binaan dibanding baseline 2025.Cakra Lumaku28 %+6
Penurunan prevalensi stuntingSelisih prevalensi stunting balita terhadap baseline 24,6%.Si Kembang4.2 poin+1.4
Kenaikan pendapatan nelayanKenaikan pendapatan bersih nelayan pengguna rantai dingin komunal.Nelayan Berdaya31 %+9
Penurunan kasus diare balitaPenurunan kasus diare balita di wilayah layanan berdasarkan catatan puskesmas.Air Bersih Kubu Raya41 %+12
Penurunan laju abrasiPenurunan laju abrasi pantai dari 4 m/tahun menjadi 2,1 m/tahun.Mangrove Bengkayang47.5 %+11
Penurunan angka putus sekolahSelisih angka putus sekolah SMP terhadap baseline 11,2%.Sekolah Pesisir5.1 poin+1.8
Rumah tangga teraliri listrikRumah tangga yang sebelumnya tidak terjangkau jaringan listrik.Energi Surya Desa172 RT+38
Perempuan berpenghasilan mandiriKenaikan proporsi perempuan binaan yang memiliki penghasilan sendiri.Vokasi Perempuan Mataram20 poin+5
05

Rantai Dampak

Hubungan dari input yang dibelanjakan sampai dampak yang terjadi, untuk program yang telah dinilai.

Cakra Lumaku

  1. InputRp 533 juta terserap dari alokasi Rp 650 juta
  2. Activity42 sesi pendampingan budidaya dan tata kelola koperasi
  3. Output1.094 petani tergabung dalam koperasi tani
  4. Outcome780 petani memasarkan panen secara kolektif dengan harga Rp 5.900/kg
  5. ImpactPendapatan rumah tangga tani naik 28% dibanding baseline 2025

Si Kembang

  1. InputRp 459 juta terserap dari alokasi Rp 620 juta
  2. Activity24 posyandu direvitalisasi, 108 kader dilatih
  3. Output762 balita menerima PMT rutin selama 6 bulan
  4. OutcomeCakupan pemantauan tumbuh kembang naik dari 61% ke 88%
  5. ImpactPrevalensi stunting turun dari 24,6% ke 20,4%

Nelayan Berdaya

  1. InputRp 504 juta terserap dari alokasi Rp 700 juta
  2. Activity2 unit cold storage dibangun, 18 pelatihan pengolahan
  3. Output402 nelayan mengakses rantai dingin komunal
  4. OutcomeSusut nilai tangkapan turun dari 30% menjadi 15%
  5. ImpactPendapatan nelayan naik 31% dan 4 produk olahan masuk ritel modern

Mangrove Bengkayang

  1. InputRp 400 juta terserap dari alokasi Rp 540 juta
  2. Activity46 ha mangrove ditanam, 106 anggota Pokmaswas dilatih
  3. OutputTegakan mangrove hidup pada 46 ha pesisir
  4. OutcomePatroli rutin menekan penebangan liar hingga nol laporan
  5. ImpactLaju abrasi pantai turun dari 4 m/tahun ke 2,1 m/tahun

Air Bersih Kubu Raya

  1. InputRp 350 juta terserap dari alokasi Rp 460 juta
  2. Activity1 instalasi pengolahan air dan 2,4 km jaringan distribusi
  3. Output118 rumah tangga tersambung air bersih
  4. OutcomeAkses air layak naik dari 38% ke 76% rumah tangga
  5. ImpactKasus diare balita turun 41% menurut catatan puskesmas
06

Social Return on Investment

Nilai sosial yang dihasilkan per rupiah realisasi anggaran, setelah memperhitungkan deadweight, atribusi, dan penurunan manfaat.

ProgramInvestasiNilai sosialRasio
Sekolah PesisirRp 383,4 jtRp 2,1 M5.4×
Si KembangRp 458,8 jtRp 2,3 M5.0×
Air Bersih Kubu RayaRp 349,6 jtRp 1,6 M4.6×
Vokasi Perempuan MataramRp 315 jtRp 1,4 M4.3×
Cakra LumakuRp 533 jtRp 2,2 M4.2×
Nelayan BerdayaRp 504 jtRp 2,0 M3.9×
Energi Surya DesaRp 292,6 jtRp 1,1 M3.7×
Mangrove BengkayangRp 399,6 jtRp 1,3 M3.3×
Literasi Keuangan AmpenanRp 193,8 jtRp 407 jt2.1×
Green Village RestorasiRp 258 jtRp 490,2 jt1.9×
07

Impact Score

Komposisi skor dampak beserta bobot masing-masing komponen.

KomponenNilaiBobotKontribusi
KPI achievement70%30%21.0
Outcome delivery72%25%18.0
Beneficiary reach91%20%18.2
Budget efficiency84%15%12.6
Documentation completeness79%10%7.9
Skor dampak komposit78%
08

Conclusion

Program CSR pada periode berjalan menunjukkan konversi yang sehat dari output ke outcome pada sebagian besar intervensi, dengan skor dampak komposit 78%. Nilai sosial yang dihasilkan rata-rata 3.8 kali lipat investasi yang direalisasikan. Prioritas periode berikutnya adalah memperkuat pendampingan lanjutan pada program dengan selisih output-outcome yang lebar, serta melengkapi penilaian SROI untuk program yang belum memiliki baseline outcome yang memadai.

Dihasilkan oleh CSR Impact Dashboard · Data per 23 Agustus 2026Halaman 1